Home » » Investor siap Berinvestasi di Danau Toba, Danau Toba siap menyambut Wisatawan Mancanegara

Investor siap Berinvestasi di Danau Toba, Danau Toba siap menyambut Wisatawan Mancanegara

Posted by Inti Cerita on Friday, August 2, 2019



Menkomar Luhut memastikan agar MenPUPR Basuki segera eksekusi arahan Presiden Jokowi terkait infrastruktur di Danau Toba mendukung pariwisata, dengan target di 2020 basic infrastructure dan utilities atau sarana dan prasarana menunjang Kawasan Pariwisata atau Otorita Danau Toba dan wilayah sekitarnya terealiasi!!!

Masih ingat dengan penyampaian Visi Presiden Terpilih Jokowi “Visi Indonesia” pada tanggal 14 Juli 2019 ?

“ PERTAMA, pembangunan infrastruktur akan terus kita lanjutkan! Infrastruktur yang besar-besar sudah kita bangun. Ke depan, kita akan lanjutkan dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur besar tersebut, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat. Kita sambungkan dengan kawasan industri kecil, sambungkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus, sambungkan dengan KAWASAN PARIWISATA. Kita juga harus menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.”, Janji Jokowi kala itu.

Adapun hal lainnya yang menjadi perhatian Menkomar Luhut adalah penyiapan paket wisata yang terintegrasi, yang ditugaskan Luhut pada Irfan Wahid dari KEIN dengan satuan tugas khusus dibawah Kemenkomar.

Terakhir, Luhut meminta agar lintas K/L dapat menindaklanjuti permasalahan keramba apung, agar masalah pencemaran lingkungan di Danau Toba yang mempengaruhi kenyamanan wisatawan segera dibenahi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Dirut Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetio menyampaikan kesiapan eksekusi dan bersama investor untuk melaksanakan groundbreaking hotel di Danau Toba, khususnya di zona otorita.

Adapun kesiapan Kemenpar dan BOPDT yang disampaikan dalam Rakor, sbb.:
  1. Komitmen dari Pemerintah mengenai pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar di dalam kawasan, yang dimulai pada September 2019.
  2. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam format Conditional LUDA (Land Utilization dan Development Agreement), yang ditargetkan pada 10 Oktober 2019.
  3. Komitmen dari investor mengenai dimulainya pembangunan fisik:
    a. Groundbreaking Glamorous Camping (Glamping): 10 Oktober 2019
    b. Groundbreaking Luxurious Hotel: 20 April 2020


Menyikapi keseriusan Pemerintah, para Investor YAKIN dan siap untuk mulai merealisasikan INVESTASINYA di Danau Toba.

Hadir dalam Rakor ini, antara lain:
1.Bpk. Basuki Hadimuljono,
Menteri PUPR.

2.Bpk. Iswan Elmi,
PLT.KA BPKP

3.Bpk. Ridwan Djamaludin,
Deputi III Kemenko Maritim

4.Bpk. Adi Budiarso,
Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan Perubahan Iklim dan Multilateral.

5.Bpk. Edwin Syahruzad,
Plt. Dirut PT SMI

6.Bpk. Irfan Wahid,
KEIN.

7.Bpk. Djoko Sasono,
Sekjen Kemenhub

Investor

1.Bpk. Max Ramajaya dan Bpk Erwin Hutabarat,
Direktur.Properti PT.Gamalan 

2.Bpk. Bachtiar Karim,
Owner PT. Gaia Toba Mas

3.Bpk. * Bukti* Panjaitan,
Owner. PT. Agung Concern.

4.Ibu. Cheryl Darmadi,
PT. Aset Pasific.

5.Bpk. Wiraseno,
PT. Arcs House.

6.Bpk. Hauw,
PT. Cristal Land Development

7.Bpk. H.M Fitno,
Dirut PT Fcorp.

8.Bpk. Ferry Ma'ruf,
PT.Rajawali Coopora.


Thanks for reading & sharing Inti Cerita

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.