Home » » Kementerian Pariwisata mengandeng Super Dragon dalam Promosi Indonesia di Jepang

Kementerian Pariwisata mengandeng Super Dragon dalam Promosi Indonesia di Jepang

Posted by Inti Cerita on Thursday, August 22, 2019


JAKARTA - Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Bintan Resort menggelar Famtrip Tourism Hub Pembuat Opini Pasar Jepang di Bintan, Kepulauan Riau, pada tanggal 29 Juli-2 Agustus 2019. Kali ini yang digandeng adalah boyband Jepang Super Dragon.

Kerja sama ini tindak lanjut dari suksesnya rangkaian program Business Gathering dan Sales Mission Tourism Hub di Tokyo dan Osaka pada 4 – 5 Juli 2019 lalu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengungkapkan, Famtrip yang melibatkan boyband Jepang Super Dragon beserta tim management-nya Stardust Pictures Inc. (SDP).


"Agenda utama delegasi adalah pengambilan foto untuk the Second Photo Book – Super Dragon di sekitar Lagoi, Bintan. Lokasi utama pengambilan gambar antara lain Cassia Bintan, The Canopi, dan Treasure Bay," ujar Nia, Rabu (21/8).

Ditambahkannya, outcome dari pengadaan fam-trip Tourism Hub ini adalah pembentukan opini positif terkait paket dan produk Tourism Hub bagi pasar Jepang. Khususnya segmen family dan student trip.

"Selain itu, fam-trip ini juga dapat dimanfaatkan sebagai referensi bagi OC Tourism Hub Kemenpar RI dan para pelaku industri pariwisata Bintan. Terutama dalam pembuatan Super Dragon-inspired Tourism Hub package dengan merujuk itinerary, akomodasi, dan sightseeing places yang boyband tersebut kunjungi," papar Nia.

Sepanjang Januari hingga Desember tahun 2018, jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia mengalami penurunan 7,45% dibandingkan periode sama pada 2017. Jumlah wisatawan Jepang selama 2018 adalah 530.573, sedangkan pada 2017 adalah 573.310. Sekali berkunjung ke Indonesia, wisatawan Jepang pada umumnya menghabiskan waktu enam hari hingga seminggu dengan rata-rata pengeluaran sebesar USD 1,360.28 per visit (sumber: BPS dan hasil survei Kemenpar, 2019).

Tourism Hub adalah salah satu dari 3 (tiga) program super-extraordinary Kementerian Pariwisata pada tahun 2019 (selain Border Tourism dan Low Cost Terminal). Program ini bertujuan men-tapping penambahan kedatangan wisatawan mancanagera melalui hub-hub utama seperti Singapura dan Malaysia.

"Untuk Pasar Jepang, Kemenpar memfokuskan Singapura sebagai hub dengan destinasi Batam dan Bintan," pungkasnya.

Latar belakang ini menjadi pendorong Kemenpar dalam meningkatkan berbagai upaya promosi pariwisata Indonesia di Jepang. Ditambah lagi, tahun ini Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan asal Jepang sebanyak 657.700 orang.

Lantas bagaimana kesan Super Dragon selama berada di Bintan. Dua personel Super Dragon Tsuyoshi Furukawa dan Sogo Ito mengaku sangat terkesan dengan Bintan.

Tsuyoshi Furukawa mengatakan momen ini sangat ditunggu. Photobook Warna Warni adalah representasi 9 personel Super Dragon.

“Lokasi pengambilan foto di luar negeri yang lama kami tunggu-tunggu akhirnya terwujud. Seperti judulnya (‘Warna Warni), buku ini adalah represantasi warna warni dari pesona masing-masing anggota. Sembilan anggota Super Dragon berdiri di belakang matahari terbenam, (itu ada) di photobook (ini) dan terlalu berkilauan (menurut saya), Anda bisa menangis (Tsuyoshi Furukawa tertawa). Walaupun (Indonesia) adalah negara yang berada di selatan, laut pada malam hari terasa dingin dan membuat (saya) gemetaran. (Tapi), saya pikir (semua) akan (terasa) sangat baik ketika kita bisa menyampaikan hasil kerja keras kita (selama di Bintan). Saya ingin anda merasakan pesonanya (Bintan) sebagai resort Asia dan (itu) membuat kami merasa lebih baik (juga),” katanya.

Pernyataan tidak jauh berbeda disampaikan Sogo Ito. Ia mengaku sangat senang bisa mendapatkan kesempatan berkunjung ke Indonesia dan datang ke Bintan.

“Saya (berada) di luar negeri untuk pertama kalinya! Saya menyukai kereta api, jadi saya sangat senang dapat pergi ke Indonesia, (negara) di mana kendaraan (kereta) bekas Jepang digunakan! Di Pulau Bintan, langit, laut, dan semuanya sangat cemerlang dan kami (bisa) menikmati laut, kolam, gurun pasir, mangrove dan pasar malam. Saya (juga) sangat ingin Anda semua menikmati momen yang kami nikmati,” ujar Sogo Ito.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, spending wisman Jepang cukup besar. Sekali berkunjung ke Indonesia, biasanya mereka dapat menghabiskan waktu hampir seminggu dengan pengeluaran rata-rata sebesar 1,013 dollar AS per visit.

"Atas dasar itulah, kita menggaungkan kembali pariwisata Indonesia ke Jepang. Makanya Kemenpar saat ini tengah mempromosikan Fam-trip," kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menyatakan, famtrip kali ini sangat tepat sasaran. Ia yakin kegiatan ini bakal menimbulkan efek domino yang positif bagi pariwisata Kepri.

“Saya amat yakin, karena Super Dragon ini mempunyai basis follower yang sangat besar. Pasti akan memberi dampak positif,” kata Menteri Pariwisata Terbaik ASEAN ini.

Untuk informasi, tiket Zepp Tour – Super Dragon untuk 13.000 fans pada musim semi ini telah terjual habis. Semua untuk 6 (enam) kali pertunjukan. Penampilan live pertama boyband dengan member-nya yang berasal dari wilayah Timur dan Barat Jepang ini dijadwalkan pada 20 Agustus di Open Air Music Hall Osaka Castle, Osaka dan pada tanggal 7 September di Open Air Music Hall di Hibiya, Tokyo. 

Selain itu, pada musim panas ini program Super Dragon yang juga banyak diminati fans adalah “TV Asahi, SUMMER STATION”, “a-nation 2019”, “Seventeen Summer School Festival 2019”, dan “Kobe Collection 2019 AUTUMN/WINTER”. 

Bersamaan dengan perilisan album terakhir mereka “3rd Identity”, setiap anggota juga aktif memproduksi dan merilis video solo music pada channel Youtube. Video mereka tidak hanya menarik perhatian fans mereka di Jepang namun juga dari luar negeri. 

Setelah satu setengah tahun sejak Photobook pertama mereka “Heads or Tails” dirilis pada Maret tahun lalu, kali ini mereka kembali mengeluarkan Photobook Super Dragon kedua “Warna Warni” dengan Bintan, Indonesia sebagai featured location. Photobook ini akan dirilis pada 19 Oktober 2019 (Sabtu) mendatang. 

Dalam “Warna Warni”, ekspresi masa muda para member memberikan kesan yang menyegarkan tanpa batas. Tema “Warna Warni” diambil dari Bahasa Indonesia yang berarti warna warni. Seperti namanya, berbagai ekspresi wajah anggota direkam dan penggemar tentunya sangat menyukai sisi lain Super Dragon yang tidak terduga

Thanks for reading & sharing Inti Cerita

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.