Home » » Tarian Bungan Sendat Serasi Percantik Opening Festival Ulun Danu Beratan 2019

Tarian Bungan Sendat Serasi Percantik Opening Festival Ulun Danu Beratan 2019

Posted by Inti Cerita on Friday, October 25, 2019


TABANAN – Keeksotisan Tari Bungan Sendat Serasi  ditampilkan dalam pembukaan Festival Ulun Danu Beratan 2019, Kamis (24/10). Kehadiran maskot Tabanan tersebut, membuat opening makin spesial.  Festival Ulun Danu Beratan 2019 menjadi rangkaian Bali Recovery.

Festival Ulun Danu Beratan 2019 akan berlangsung hingga 27 Oktober. Venuenya di DTW Ulun Danu Beratan, Baturiti, Tabanan, Bali. Rangkaian pembukaan diawali dengan musik Gamelan Okokan. Alunan suara yang dihasilkan unik. Selain Okokan, suara musik dihasilkan dari kentongan dan gong. Aksinya semakin menarik dengan sajian Tari Kecak. Kombinasi tersebut pun jadi obyek empuk mata kamera para wisatawan.

Suasana makin meriah dengan kehadiran Tari Bungan Sendat Serasi. Tarian tersebut dibawakan 21 orang penari putri yang terbagi dalam 3 kelompok. Busana yang dikenakannya pun indah dengan perpaduan warna emas dan hijau muda. Untuk kepala berhias mahkota keemasan, lalu tangan kanan memegang dulang bunga. Gerakananya sangat lembut dengan harmoni tangan dan kaki sang penari.

“Tari Bungan Sendat Serasi memang indah. Tarian tersebut spesial karena jadi maskot Tabanan. Kami tentu ingin agar publik tahu betapa kayanya destinasi Tabanan. Tabanan merupakan destinasi lengkap dengan budaya dan alamnya yang eksotis. Pementasan tarian ini tentu menjadi inspirasi bagi semua,” ungkap Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Kamis (24/10).

Tari Bungan Sendat Serasi mengandung konsep Tri Hita Karana. Sebab, Bungan Sandat menjadi flora yang paling dekat dengan kehidupan manusia. Ada beragam kebaikan yang dimiliki oleh bunga ini, selain warna indah dan keharumannya. Lebih lanjut, Bungan Sandat juga menjadi representasi keagungan. Melalui tangan kreatif seniman Tabanan, keindahan itu dirupakan dalam gerak tarian.

“Penyelenggaraan festival ini wujud komitmen Tabanan terhadap pariwisata. Daya tarik destinasi Ulun Danu Beratan semakin tinggi, apalagi disajikan juga kekayaan otentik lokal Tabanan. Tari Bungan Sendat Serasi luar biasa. Sangat ideal sebagai maskot Tabanan. Dengan begitu, Tabanan semakin dikenal sebagai destinasi kelas dunia,” kata Tenaga Ahli Menparekraf Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata I Gde Pitana.

Suasana semakin khas oleh Parade Gebogan Bunga. Parade ini dibawakan oleh puluhan putri Tabanan dengan busana khas kebaya putihnya. Sembari berjalan anggun, mereka membawa Gebogan Bunga di atas kepalanya. Secara visual, gebogan ini berbentuk seperti gunung menjulang dengan puncak yang mengerucut. Pada sisi atas terdapat Canang dan Sampiyan sebagai bentuk bakti kepada Tuhan.

“Beragam budaya yang dimiliki Tabanan sangat menginpirasi semuanya indah. Parade Gebogan Bunga tentu menjadi daya tarik lain opening festival tersebut. Dengan beragam keindahan yang ditawarkannya, Kemenpar juga mendukung branding event dan Tabanan dengan kehadiran 19 TA/TO mancanegara. Para TA/TO ini sangat kagum dengan beragam budaya yang ditampilkan di sini,” jelas Pitana lagi.

Gebogan biasanya dihaturkan pada saat upacara Piodalan atau upacara Dewa Yadnya. Tinggi rendahnya Gebogan ini tergantung dari keikhlasan atau kemampuan ekonomi masing-masing. Lebih penting lagi, ada perasaan syukur yang besar. Parade Gebogan Bunga ditutup dengan aksi Baleganjur. Alunan musik yang disajikan sangat dinamis dan semakin lengkap dengan gerak tari dari penabuh alat musik tradisionalnya.

“Tabanan sangat kaya dengan warna budaya. Kehadiran Tari Bungan Sendat Serasi dan lainnya menjadi penegas kekayaan destinasi Tabanan. Yang jelas, kami gembira dengan respon positif dari publik di sana. Mereka sangat menikmati aneka budaya yang disajikan,” papar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenparekraf Muh. Ricky Fauziyani.

Beragam konten menarik ditawarkan Festival Ulun Danu Beratan 2019. Festival juga membuka Lomba Foto Instagram dengan durasi 24-27 Oktober 2019. Total hadiah yang ditawarkan Rp5 Juta. Caranya mudah, cukup produksi konten foto terbaik terkait event dan venuenya. Jangan lupa tampilkan melalui instagram masing-masing. Tautkan juga melalui @jayaprana.co.

“Festival Ulun Danu Beratan 2019 sangat berwarna. Konten terbaik yang dimiliki oleh Tabanan disajikan secara menarik. Konten kreativitas juga diberikan melalui lomba foto. Momentum ini tentu sangat bagus, apalagi beragam konten indah tersaji sepanjang event. Tinggal butuh kreativitas untuk membuatnya semakin menarik,” tutup Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani

Thanks for reading & sharing Inti Cerita

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.