FBS

Home » » Batam International Culture Carnival 2019 Wujudkan Harmony in Diversity

Batam International Culture Carnival 2019 Wujudkan Harmony in Diversity

Posted by Inti Cerita on Tuesday, December 10, 2019


BATAM – Pelaksanaan Batam International Culture Carnival 2019, Digelar 7-8 Desember 2019, berlangsung meriah. Apalagi, budaya berbagai negara ambil bagian dalam event yang digelar di Nuvasa Bay-Nongsa Pura Fery Terminal, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Ada 2 kegiatan yang digelar dalam Batam International Culture Carnival 2019, pertama adalah seminar, Sabtu (7/8).  Kegiatan ini diikuti akademisi, sanggar seni se-Kota Batam, hingga Batam Tourism Promotion Board. Ada juga dari paguyuban, asosiasi pariwisata, DPD Tiara Kusuma Kepri, dan media.

Ada 3 pemateri yang tampil, yaitu Ketua DPD Akari Kepri, Creator Kostum Karnaval Batam, dan Anggota DPRD Kepri.

“Batam International Culture Carnival 2019 dikemas lebih menarik. Karena, ada seminar. Ada banyak inspirasi di sini, seperti materi menarik melalui seminar. Peserta event seluruhnya beragam dari mancanegara. Kami optimistis, event ini semakin menguatkan posisi Batam sebagai destinasi wisata budaya terbaik,” ungkap Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata, Minggu (8/12).

 Selain seminar, kegiatan lain adalah
acara utama Grand Carnival Batam International Culture Festival 2019, Minggu (8/12). Parade start dari Nuvasa Bay dan finish di Nongsa Pura Fery Terminal.

Yang menarik, event ini diikuti 60 Miss Republic International dari Asia, Eropa, dan Afrika. Ada juga 25 International World Agent dan 100 peserta dari Hare Khrisna. Sementara peserta domestik antara lain Finalis Manhunt Indonesia, Kids Carnival, Landmark of Kepri, Ethnic of Kepri, Flora and Fauna Kepri, Oceanna, juga Pengantin Nusantara (Foperba).

“Ada banyak yang spesial dari Batam International Culture Carnival 2019. Kami gembira karena respons publik sangat luar biasa terhadap setiap konten yang disajikan. Wisatawan yang bergabung banyak. Hal ini menguntungkan industri pariwisata di sini,” terang Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Buralimar.


Apresiasi diberikan Ketua Pelaksana Calendar of Events Kemenparekraf Esthy Reko Astuty.

“Batam International Culture Carnival 2019 memiliki keberagaman luar biasa. Semua suku bangsa ikut bergabung di sini. Beberapa daerah di Indonesia juga berparade di sini. Respon luar biasa ini tentu jadi tantangan ke depan. Batam harus selalu menunjukan perbedaan dan kekhasannya dari banyak karnaval di nusantara,” tegasnya.

Grand Carnival Batam International Culture Festival 2019 juga diisi show seni dan budaya, Marching Band, Paskibraka, hingga Tari Persembahan. Disajikan juga warna warni budaya Melayu, seperti Kompang, Bunga Manggar, dan Tari Kreasi Melayu. Bersama kostum megah, beragam sajian budaya ini pun menjadi sasaran utama mata kamera para wisatawan.

“Carnival Batam International Culture Festival 2019 memang menyediakan konten foto dan video yang luar biasa. Konten ini tentu akan mendapat respon positif dari para netizen saat diunggah melalui media sosial. Kami ucapkan terima kasih bagi semua atas partisipasinya di sini. Pastikan tahun depan kembali lagi ke sini,” tegas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani.

Batam International Culture Carnival 2019 mampu menghadirkan sedikitnya 300 wisman dari Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, India, juga Eropa dan Asia Pasifik.

“Apresiasi atas penyelenggaraan Batam International Culture Carnival 2019. Sebab, event ini diikuti oleh banyak peserta dan pengunjung mancanegara. Para wisman ini bergabung dengan wisnus di tiap sudut area event. Mereka menikmati keramahan dan kenyamanan destinasi Batam. Kami yakin, arus wisman akan semakin positif pasca event,” tutup Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenparekraf Dessy Ruhat

Thanks for reading & sharing Inti Cerita

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Poltekpar Medan

Poltekpar Medan
Satu Satunya Politeknik Negeri di Kota Medan
Powered by Blogger.